Jepang adalah negara dengan 4 musim yang mempunyai berbagai perayaan atau festival yang unik dan beragam (matsuri) menurut pengertian agama Shinto berarti ritual pemujaan kepada dewa (kami). Matsuri juga berarti perayaan atau festival.
Maksud diselenggarakannya matsuri ini adalah mendoakan untuk keberhasilan panen, seperti beras, gandum, jagung dll. kesuksesan dalam bisnis, kesembuhan dan kekebalan terhadap suatu penyakit, keselamatan dari bencana dan juga mempunyai makna sebagai ucapan terima kasih atas keberhasilan menyelesaikan suatu pekerjaan yang berat. Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Tiap-tiap daerah mempunyai ciri khas, waktu pelaksanaannya juga makna yang berbeda-beda sesuai dengan tujuan penyelenggaraan matsuri tersebut.
Omikoshi yaitu replika kuil Shinto. Pada penyelenggaraan matsuri hampir selalu ditemui prosesi atau arak-arakan membawa omikoshi yang merupakan replika dan tempat dimana kami berada didalamnya. Omikoshi ini sangat besar dan berat sekali, sehingga untuk memanggulnya digunakan balok-balok kayu yang besar dan kuat pula yang diusung oleh segerombolan besar laki-laki yang mengenakan baju atasan yang disebut "happi" dan ikat kepala/ "hachimaki". Dengan kompak, bersemangat dan suara nyaring berirama mereka meneriakkan yel-yel "wasshoi wasshoi wasshoi" berjalan mengelilingi jinja/kuil Shinto dan sekitarnya.
Tori no ichi yaitu sebuah perayaan yang sangat terkenal di Jepang. Perayaan ini berlangsung setiap tahun pada bulan November. Seperti Pasar Maleam di Indonesia dan makanan tradisional seperti yakisoba (mie goreng), okonomiyaki (sejenis martabak asin) dll.
Kumade yaitu suatu benda yang merupakan simbol atau lambang keberuntungan. Kumade mempunyai bermacam-macam ukuran dan model yang terbuat dari bambu yang berhiaskan padi-padian, burung, ikan dan lain-lain. Dengan memiliki atau membeli kumade seseorang berharap akan memperoleh keberuntungan dan kesuksesan dalam berusaha / berbisnis juga keberhasilan dalam meniti karir / pekerjaan pada tahun-tahun yang akan datang
Ciri khas dari perayaan tori no ichi adalah banyaknya toko-toko tempat penjualan kumade di sekitar jinja. Biasanya penjual kumade sedang melakukan owai/berdoa, yaitu berdoa sambil bertepuk tangan dengan seorang pembeli kumade untuk mengharapkan keberkahan dan keberuntungan di tahun-tahun berikutnya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar